
sdmusarean.sch.id
Dalam rangka mengisi waktu liburan dengan kegiatan yang bermakna dan bernilai spiritual tinggi, SD Muhammadiyah Pesarean (SD MUSAREAN) mengadakan kegiatan Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa) yang dikemas dalam bentuk Dauroh Tahfidz. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, dimulai dari waktu Ashar tanggal 12 Mei 2025 hingga ba’da Dzuhur tanggal 13 Mei 2025, bertempat di Masjid Lillahi Hubbi, Desa Pacul, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.
Masjid Lillahi Hubbi yang menjadi lokasi kegiatan ini merupakan masjid baru yang didirikan oleh Ustadz H. Samsul Huda, S.Ag, seorang ulama sekaligus anggota DPRD Kabupaten Tegal. Beliau menyambut baik inisiatif SD MUSAREAN dalam memanfaatkan fasilitas masjid untuk kegiatan keislaman. “Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih karena masjid ini bisa menjadi tempat menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an pada anak-anak sejak dini. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa berlangsung lebih lama dan berkesinambungan. Semoga anak-anak ini tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang membanggakan,” ujar beliau saat ditemuinya.
Kegiatan Dauroh Tahfidz ini diikuti oleh 17 peserta yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 9 siswi perempuan. Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari semangat mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Tidak hanya anak-anak, para orang tua juga sangat mendukung penuh kegiatan ini. Mereka menilai kegiatan semacam ini jauh lebih bermanfaat daripada menghabiskan liburan dengan bermain gadget di rumah.
Beragam aktivitas bernuansa islami dilakukan selama kegiatan berlangsung, antara lain: shalat berjamaah lima waktu, shalat sunnah, tahfidz dan sambung ayat, qiyamullail, hingga kegiatan luar ruang seperti jogging sambil menghafal. Semua kegiatan tersebut dirancang untuk menanamkan kedisiplinan, kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta membangun kebersamaan dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan keteladanan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Ustadzah Mualimah selaku penanggung jawab, dibantu oleh tim pendamping yaitu Ustadz Ali Chasani, Ustadzah Siti Hajar, dan Ustadz Mujiburohman. Menurut mereka, kegiatan serupa telah menjadi agenda tahunan SD MUSAREAN dengan tema dan lokasi yang berbeda-beda. “Tujuan kami adalah membekali anak-anak sejak dini dengan hafalan Al-Qur’an, minimal Juz 30 sebelum mereka lulus dari SD. Bahkan, ada beberapa siswi yang sudah hafal lebih dari satu juz, salah satunya sudah mencapai dua juz. Ini adalah pencapaian yang sangat menggembirakan,” ujar Ustadzah Mualimah.
Kepala SD Muhammadiyah Pesarean, Idah Faridah, S.Pd, juga menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan ini. “Saya sangat mendukung penuh kegiatan Dauroh Tahfidz yang dimotori oleh para ustadz, ustadzah, serta dewan guru di SD MUSAREAN. Ini adalah wujud nyata pendidikan karakter yang kami tanamkan di sekolah. Ke depan, insya Allah kegiatan seperti ini akan kami tingkatkan lagi baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya,” ujarnya dengan penuh semangat.
Dukungan juga datang dari PRM (Pimpinan Ranting Muhammadiyah) Pesarean selaku pengelola yayasan SD Muhammadiyah Pesarean. Mereka mengapresiasi semangat guru, siswa, dan orang tua dalam menjaga semangat Al-Qur’an di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi visi sekolah: Cerdas dalam Ilmu, Mulia dalam Perilaku, dengan membentuk karakter islami yang kuat sejak dini.
Dengan kegiatan ini, SD MUSAREAN berharap dapat terus melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an. Kegiatan Dauroh Tahfidz ini bukan hanya sekedar agenda tahunan, namun merupakan langkah nyata dalam membentuk karakter generasi penerus yang beriman, bertakwa, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
