Pesarean, Adiwerna – Suasana penuh suka cita menyelimuti puncak Milad ke-60 SD Muhammadiyah Pesarean pada Ahad (7/9/2025). Sekolah swasta tertua di Kecamatan Adiwerna yang berdiri sejak 19 Agustus 1965 ini merayakan usianya yang ke-60 dengan rangkaian kegiatan besar, salah satunya jalan sehat berhadiah yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan.
Dengan mengusung tema “Menapak Sejarah, Menggenggam Masa Depan”, kegiatan ini diinisiasi oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pesarean bersama ortom dan dewan guru SD Muhammadiyah Pesarean. Panitia menghadirkan konsep yang tak hanya meriah, tetapi juga sarat makna napak tilas perjalanan panjang sekolah yang telah enam dekade mengabdi di dunia pendidikan.
Sejak pagi, ribuan peserta memadati halaman sekolah untuk mengikuti jalan sehat. Kupon yang disediakan panitia sebanyak 2.500 lembar ternyata masih kurang menampung antusiasme masyarakat. Murid dan orang tua, alumni lintas angkatan, ortom, serta warga sekitar begitu bersemangat mengikuti acara ini.
Kegiatan jalan sehat dilepas secara resmi oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tegal, H. Fathin Hammam, S. Sos, M. Pd, tepat pukul 08.00 WIB. Suasana semakin semarak dengan penampilan atraktif Drumband KOKAM Kabupaten Tegal serta partisipasi AMM Ranting Pesarean yang menambah nuansa kebersamaan dan semangat milad.
Tak hanya itu, dukungan sponsor dari para alumni, pegiat usaha mikro, dan warga Tegal membuat acara ini kian berwarna. Ratusan doorprize mulai dari hadiah hiburan hingga utama siap dibagikan bagi peserta yang beruntung.
Acara puncak ini juga dihadiri berbagai tokoh penting. Wakil Bupati Tegal, Ahmad Kholid, turut hadir bersama Kepala Desa Pesarean, Sujono, serta sejumlah mantan kepala sekolah dan guru SD Muhammadiyah Pesarean. Hadir pula Bapak Rasono, yang pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah pada tahun 1976–1980, serta Bapak Ahmad Mutaroji, Kepala Sekolah periode 2024 yang juga alumni sekolah ini.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tegal menyampaikan apresiasi tinggi kepada SD Muhammadiyah Pesarean yang konsisten mencetak generasi cerdas sejak 1965. “Enam puluh tahun bukan usia yang sebentar. SD Muhammadiyah Pesarean telah berkontribusi besar bagi pendidikan di Tegal, dan semoga terus menjadi sekolah unggulan yang membanggakan,” ungkapnya.
Sebagai simbol syukur, Wakil Bupati bersama PRM Pesarean melepas balon ke udara, menandai perjalanan baru di usia ke-60.
Salah satu momen haru dalam acara ini adalah sesi napak tilas. Bapak Rasono menceritakan perjuangan sekolah di era 1970-an yang penuh keterbatasan, namun berhasil bertahan dan terus berkembang. Cerita ini dilengkapi oleh Bapak Zainudin, tokoh PRM Pesarean berbagai periode sekaligus alumni pertama SD Muhammadiyah Pesarean. Ia menuturkan perjalanan sekolah sejak embrionya di tahun 1963 sebelum resmi berstatus SD Muhammadiyah pada 1965.
Kisah-kisah inspiratif tersebut menjadi pengingat bagi warga Muhammadiyah Pesarean akan besarnya peran para pendahulu yang dengan ikhlas membangun sekolah ini.
Rangkaian acara jalan sehat ditutup dengan pengundian ratusan doorprize. Tawa riang peserta yang beruntung menambah suasana hangat kebersamaan. Tak hanya hadiah yang berkesan, semangat kebersamaan dan rasa syukur menjadi kado terindah bagi Milad ke-60 SD Muhammadiyah Pesarean.
Enam puluh tahun perjalanan bukanlah akhir, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh. Dengan sejarah panjang yang membanggakan, SD Muhammadiyah Pesarean siap menggenggam masa depan, mencetak generasi yang cerdas dalam ilmu dan mulia dalam perilaku.
